Minggu, 27 Maret 2011

cara membuat IP routing di suse 10.2*

tutorial ini saya buat berdasarkan praktek saya di sekolah. Adapun cara atau langkah-langkah membuat routing di Suse 10.2*, yaitu:

Pada komputer Router

  1. Install Suse 10.2*
  2. Install software-software yang di butuhkan unuk membuat routing. Seperti: mc, link, bind, apache, dns dan dhcp.
  3. Setelah selesai atur IP pada komputer dengan masuk YAST > network device > Network Card > Tradisional… > pilih nama LAN Card yang tersambung jaringan internet > Edit > pilih “Static Address Setup” > isi “IP Address” dengan 192.168.1.107 > Isi “Netmask” dengan 255.255.255.0 > Hostname and Name Server > Isi “Hostname” dengan tkj07 > Isi “domain name” dengan tkjsmkn3.net > isi “Name Server 1″ dengan 202.134.0.155 > isi ” Name Server 2″ dengan 202.134.1.10 > isi “Name Server 3″ dengan 10.10.10.1 > Next > Routing > isi ” Default Gateway” dengan 192.168.1.1 > aktifkan Enable IP Forwarding > Next > Next > pilih Lan Card yang tersambung dengan Client > Edit > isi “IP Address” dengan 192.168.50.1 > isi ” Netmask” dengan 255.255.255.0 > Next > Finish > Quit.
  4. Tambahkan DNS router komputer dengan cara masuk YAST > Network Service > DNS server > Forwarder > isi “IP Adress” dengan IP – IP yang dapat menjadi DNS router, seperti : 202.134.0.155; 202.134.1.134; 192.168.1.1; 192.168.1.1 > Add > Finish.
  5. Buat file Routing dengan ketik “vi routing”
  6. Kemudian isi file tersebut dengan:

#!/bin/bash

iptables -F
iptables -X

iptables -P INPUT ACCEPT
iptables -P OUTPUT ACCEPT
iptables -P FORWARD ACCEPT

iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.50.0/255.255.255.0 -o eth1 -j SNAT –to-source 192.168.1.107^ iptables -A FORWARD -s 192.168.50.0/255.255.255.0 -j ACCEPT

iptables -A FORWARD -d 192.168.50.0/255.255.255.0 -j ACCEPT

iptables-save > /etc/sysconfig/iptables^ /etc/init.d/network restart

route add default gw 192.168.1.1 dev eth1^ /etc/init.d/named restart

7. aktifkan routing dengan ketik ” chmod u+x routing

8. kemudian jalankan routing dengan ketik ” ./routing “

9. Non Aktifkan firewall dengan masuk yast > security … > firewall > Stop Firewall.. > finish.

Pada komputer client :

  1. Install Ubuntu
  2. Atur IP pada komputer tersebut dengan klik System > Preferences > Network Connections > Sorot pada ” eth0 ” > Edit > IPv4 setting > Pilih ” manual ” > pilih ” Add” > isi “IP Adress” dengan 192.168.50.2 > isi “Netmask” dengan 255.255.255.0 > isi “default gateway” dengan 192.168.50.1 > Apply.
  3. kemudian masuk ke “terminal” dengan klik Applications > Accesories > Terminal
  4. Ping ke 192.168.50.1
  5. ping ke 192.168.1.1
  6. ping www.google.com**

catatan =

* dengan format TEXT MODE

** jika berhasil berarti setting routing berhasil. jika tidak berhasil maka reboot komputer router.

Kamis, 08 April 2010

Menginstalasi Perangkat Jaringan Berbasis Luas(WAN)

*)PERSIAPAN PERALATAN WIRELESS
Alat-alat yang dibutuhkan untuk membangun jaringan wireless antara lain:
1. komputer yang digunakan sebagai router.
2. card wireless LAN(Wifi)/USB Wireless LAN(WLAN)/ Access point
peralatan lainnya: pigtail, antena eksterna, UTP LAn & HUB/Switch.

*) PERALATAN HARDWARE
1. komputer-kompute di Linux digunakan sebagai sistem operasi router/server membutuhkan spesifikasi yang sederhana, yaitu:
- pentium 1 166 Mhz.
- memori 64 Mb
- Harddisk 3 GB
2. card wireless LAN/ USB WLAN, alat ini digunakan untuk penggunaan indor.
3. Pigtail, alat ini berfungsi untuk menghubungkan radio pemancar dengan antena outdoor.
4. Antena, berfungsi menyaberkan sinyal pada antena eksternal . Pada sisi client menggunakan antena directorial, sedangkan pada sisi accesspoint menggnkan antena omni/antena sektoral.
5. Access Point
alat ini mempunyai 2 fungsi, yaitu sebagai penerima dan pembagi data ke signal, juga sebagai pendukung antar jaringan wireless dan jaringan kabel. Beberapa AP mempunyai fungsi kompleks seperti Rooting, DHCP Server, Firewall, Proxy Server semua menjadi 1 didalamnya. access dapat dianalogikan dengan dengan hubungan pada jaringa kabel. keuntungan menggunakan Access point:
* pengaturan lebih mudah
* tidak diperlukan sebuah PC yang harusonline 24 jam untuk melayani network
* sistem security yang lebih terjamin.
6.Jaringan Hybird (WIred Network & Wireless Network), berfungsi menghubungkan antara jaringan wireless dengan jaringa wired.
7. T0wer, berfungsi sebagi penyangga antena.


*)MENGINSTALLASI WAN
Ada 2 cara amenghubungkan antar PC dengan system Wireless, Yaitu:

1. sistem Ad-Hoc, yaitu sistem peer to peer artinya sebuah komputer dihubungkan dengan sebuah komputer lainnya agar saling mengenal SSID (Service Set Identifier). Jika digambarkan sistem ini hampir sama dengan sistem directconnection. Perbedaannya sistem direct connection menggunakn kabel UTP crossover/ kabel USB.
2. sistem Infrastructure, yaitu sistem hubungan antar PC yang mengguanakan suatu alat yang bernama Acces Point sebagai media
penghubung dalam 1 area tertentu (coverage).

Jumat, 02 April 2010

MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PERANGKAT YANG TERSAMBUNG JARINGAN LUAS(WAN)

MENGIDENTIFIKASI MASALAH FUNGSIONALITAS JARINGAN PADA PERANGKAT MELALUI GEJALA YANG MUNCUL.

Komputer ynag terhubung jaringan luas seringkali mengalami gangguan maupun kerusakan maupun kerusakan baik dari sisi hardware maupun software. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna frekuensi atau gelombang 2,4v Mhz, gejala alam dan komputer yang terhubung dalam sistem jaringan berbasis luas(wireless)/ WAN.

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan tejadinya kerusakan adalah:
1.Tegangan Listrik
Sumber listrik yang kita gunakan tidak baik atau tidak stabil dapat menyebabkan peralatan yang kita gunakan mudah rusak. perangkat wireless yang kita gunakan sering mati mendadak karena sumberlistrik akan cepat rusak. Sehingga akan mempengaruhi jaringan apabila terjadi kerusakan pada wireless radio station maupun di rooter server.
2.Mati atau tidak berfungsinya komponen pada wireless
Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung perangkat wireless disebabkan oleh gangguan petir(gangguan alam).Petir di saat cuaca hujan dan angin kencang menyebabkan peralatan akan terbakar juga pemakaian yang terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala.
3.Perangkat Software
Gangguan ini bisa disebabkan tidak berjalannya aplikasi di wireless, konflik IP, tidak jalannya proxy server pada server, dsb. solusinya adalah Admin harus menguasai standart server dan client.

NB:
Untuk mendapatkan jaringan berbasis luas atau wireless yang baik dan bekerja secara normal harus dilakukan perawatan secara berkala. perawatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi perangkat pendukung dan kondisi jaringan berbasis luas dalam berkomunikasi data. Dengan perawatan yang berkala diharapkan sistem jaringan sistem jaringan berbasisa luas atau wireless tersebut akan selau dalam kondisi yang terjaga dena baik dan bekerja secara normal.